Manusia hanya bisa berencana Tuhan yang menentukan

Kemajuan teknologi kedokteran bisa membuat apa saja yang diinginkan manusia termasuk dalam hal merancang jenis kelamin anak yang akan dilahirkan. Terlihat begitu mudah namun tentu tidak murah.
Namun demikian, secanggih2nya dan semaju2nya teknologi kedokteran, tetap saja Tuhan yang menentukan. Hal ini terjadi pada diriku dan istri. Dengan menggunakan kemajuan teknologi kedokteran, namun Tuhan menentukan lain dan memberikan anugerah yang berbeda dengan yang telah kami rancangkan. Dokter seakan berkelit dan berkilah, dimana saat awal menyampaikan keberhasilannya 90 bahkan sampai 99%, namun kini menyampaikan masih ada kemungkinan error 13-17%. Apakah kami bisa menuntut dokter tersebut? Apakah kami akan melakukannya? Ah……, meskipun kami bisa melakukannya namun menurut kami Itulah yang terbaik bagi kami dari Tuhan. Sekali lagi, terima kasih Tuhan atas anugrah-Mu.